Fungsi
kulit
1. Fungsi
sebagai pengaturan suhu tubuh (termoregulasi)
Kulit berkontribusi terhadap
pengaturan suhu tubuh (termoregulasi) melalui dua cara: pengeluaran keringat
dan menyesuaikan aliran darah di pembuluh kapiler. Pada saat suhu tinggi, tubuh
akan mengeluarkan keringat dalam jumlah banyak serta memperlebar pembuluh darah
(vasodilatasi) sehingga panas akan terbawa keluar dari tubuh. Sebaliknya, pada
saat suhu rendah, tubuh akan mengeluarkan lebih sedikit keringat dan
mempersempit pembuluh darah (vasokonstriksi) sehingga mengurangi pengeluaran
panas oleh tubuh.
2. Pengatur suhu tubuh
Pada waktu tubuh dalam
keadaan panas, pembuluh darah akan melebar dan mengeluarkan panas ke udara, dan
air banyak dikeluarkan dalam bentuk keringat. Demikian suhu tubuh akan turun.
Cara pelepasan panas dari kulit bisa juga terjadi dengan pengaliran panas dari
benda yang disentuh, misalnya menyentuh pakaian.
Jika tubuh dalam keadaan
dingin, pembuluh darah akan mengerut, dan kelenjar keringat tidak mengeluarkan
keringat. Hal ini terjadi karena untuk mengurangi pengeluaran panas dari tubuh.
Untuk mengimbangi keadaan ini, alat ekskresi yang berperan dalam keadaan dingin
adalah ginjal, sehingga kita sering merasa ingin buang air kecil pada waktu
dingin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar