Senin, 27 Oktober 2014

cumi cumi dapat jinakkan tumor

Right Arrow: ARTIKEL“Dugaan Cumi-Cumi Dapat
Jinakkan Tumor”

S
elain lezat, cumi-cumi juga kaya gizi. Ada protein, mineral, dan macam-macam vitamin. Tinta cair yang dimilikinya, berguna untuk memerangi tumor. Di Indonesia, cumi-cumi dikenal dengan berbagai istilah, seperti enus, nus, sotong, atau sotong bunga.
Beberapa manfaatnya adalah :

Tinngi Protein
Ditinjau dari nilai gizi, cumi-cumi memiliki kandungan gizi yang luar biasa. Kandungan proteinnya cukup tinggi, yaitu 17,9 g/100 g cumi segar. Daging cumi-cumi memiliki kelebihan dibanding dengan hasil laut lain, yaitu tidak ada tulang belakang, mudah dicerna, memiliki rasa dan aroma yang khas, serta mengandung semua jenis asam amino esensial yang diperlukn oleh tubuh. Asam amino esensial yang dominan adalah leusin, lisin, dan felilanalin. Sementara kadar asam amino nonesensial yang dominan adalah asam glutamat dan asam aspartat. Kedua asam amino tersebut berkontribusi besar terhadap timbulnya rasa sedap dan gurih.
Kadar mineral yang terkandung pada cumi-cumi sangat bervariasi walaupun dalam satu spesies yang sama. Mineral penting pada cumi-cumi adalah natrium, kalium, fosfor, kalsium, magnesium, dan selenium. Fosfor dan kalsium berguna untuk pertumbuhan kerangka tulang, sehingga penting untuk pertumbuhan anak-anak dan mencegah osteoporosis di masa tua. Selain kaya akan protein, cumi-cumi juga merupakan sumber vitamin yang baik, seperti vitamin B1,B2,B12,niasin, asam folat, serta vitamin larut lemak (A, D, E, K).

Kadar Lemak
Kadar lemak pada daging cumi-cumi relatif rendah, yaitu 7,5 g/100 g bahan, masing-masing terdiri 1,9 g asam lemak jenuh; 2,7 g asam lemak tidak jenuh tunggal; serta 2,1 g asam lemak tidak jenuh ganda. Termasuk dalam asam tidak jenuh ganda adalah omega 3 yang dapat menurunkan kandungan kolesterol dalam darah.
Hal yang perlu diingat tentang kolesterol adalah kita harus mencegah sifat fobia. Bagaimanapun kolesterol dalam jumlah wajar sangat dibutuhkan oleh tibuh kita, baik untuk pertumbuhan sel serta sintesis hormon seks dan vitamin D. Pada manusia, kolesterol dapat disintesis sendiri dalam tubuh, yaitu dibagian hati, korteks, adrenal, kulit, usus, lambung, otot, jaringan adiposa, dan otak. Sekitar 17 persen dari berat kering otak terdiri atas kolesterol. Tanpa kolesterol, struktur otak tidak mungkin ternbentuk dengan sempurna. Karena itu, konsumsi kolesterol dalam vatas wajar, yaitu tidak lebih dari 300 mg per hari sangat diperlukan. Yang juga terkandung dalam tubuh cumi-cumi.

Aktifkan Darah Putih
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh university Jepang, tinta cumi-cumi dan sotong mempunyai banyak kegunaan, yaitu dapat mengaktifkan sel darah putih untuk memerangi tumor. Hal tersebut telah diujicobakan pada 15 tikus yang mengidap penyakit tumor ganas. Tikus itu diberikan suntikan 3 dosis cairan tinta sotong, dan hasilnya hanya 3 tikus yang mati, sisanya tetap hidup.
 Sementara itu, sebagai kontrol, 15 tikus lainnya yang juga mengidap tumor ganas tidak diberikan suntikan serupa, dan semuanya mati dalam jangka waktu 3 minggu. Belum ada kepastian secara medis tinta cumi-cumi dan sotong dapat mengobati kanker atau tumor, tetapi tinta cumi-cumi diduga mengandung banyak vitamin, terutama vitamin A.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar